August 2016
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

logo e-sakip kab karimun

logo indonesia RITransparansi Keuangan PublikRadio Canggai Putri

 

logo e-sakip kab karimun

Translate Bahasa

Login Form



Feed syndication

Indeks Berita Kabupaten Karimun

Provinsi Bengkulu menjadi tuan rumah peringatan Hari Malaria Sedunia yang dilaksanakan hari ini (25/04/2016), yang dipusatkan di Desa Bukit Peninjauan 2 Kabupaten Seluma. Ada 6 Daerah yang Menambah Daftar Kabupaten/Kota yang Sukses Eliminasi Malaria.

"Hari ini, ditambah 6 kabupaten/kota yang telah menjadi sukses elemenasi Malaria, dan  sekarang di indonesiatelah menjadi jadi 238 kabupaten/kota yang sudah sukss eliminasi malaria,

Bupati Karimun  menerima langsung Sertifikat bebas malaria diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam puncak peringatan Hari Malaria Sedunia di Lapangan Bukit Peninjauan 2, Sukaraja, Bengkulu.

Adapun Ke-enam Kabupaten/Kota yang menerima sertifikat bebas malaria yakni :

1.Kabupaten Karimun, Kep.Riau

2.Kabupaten Siak, Riau

3. Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah

4.Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah

5.Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara

6.Kota Bau-bau, Sulawesi Tenggara.

Secara resmi, Menteri Kesehatan menyerahkan kelambu kepada masyarakat Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, serta meninjau pelaksanaan Mass Blood Survey Malaria.

Plt. Gubernur Kepulauan Riau H.Nurdin Basirun menjalani beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka Kunjungan Kerja Gubernur ke kecamatan Kundur Utara serta ke Kecamatan Moro.

Salah satu agenda Plt. Gubernur Kepulauan Riau ke Kabupaten Karimun adalah Peresmian jembatan "Pamor", nama "Pamor" tersebut diambil dari nama Desa Pauh dan kecamatan Moro. Acara tersebut berlangsung meriah, Seribuan warga Desa Pauh dan Moro bersuka cita atas peresmian jembatan tersebut mengingat besarnya manfaat jembatan bagi masyarakat ke dua pulau tersebut.

“Jembatan ini sudah lama didamba dan diharapkan warga, khususnya Desa Pauh. Kami sangat bersuka cita menyambutnya,” kata Marwan, seorang warga Desa Pauh di sela kegiatan peresmian jembatan Pamor oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Jum'at (22/4/2016).

Marwan mengatakan kalau tidak ada jembatan itu, warganya yang ingin ke Pulau Moro harus menumpang angkutan laut yang ongkosnya Rp 15 ribu per trip (Rp 30 ribu pulang pergi). “Dengan adanya jembatan ini, kami tak lagi keluar ongkos.

“SD, SMP dan SMA adanya di Pulau Moro. Adanya jembatan ini mempermudah anak-anak kami ke sekolah, tidak naik sampan lagi. Juga fasilitas kesehatan ke sana juga sudah mudah kami datangi dengan ada jembatan ini,” kata Rini, warga lainnya.

Pada Kunjungan Kerja Plt Gubernur Kepulauan juga di dampingi Danrem 033 Wira Pratama Kodam Satu Bukit Barisan,Wakil Ketua Komisi Dua DPRD Provinsi Kepri, Bupati Karimun, Wakil Bupati Karimun, Komandan Kodim 0317,Wakil Ketua Dua DPRD Kabupaten Karimun,serta Sekda kabupaten Karimun.

Plt Gubernur Kepri Didampingi Danrem 033/WP dan Bupati Karimun Melakukan Tanda Tangan Prasasti Peresmian SMKN Teknologi Kecamatan Kundur Utara.

Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tekonologi di Kelurahan Tanjung Berlian Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Jumat (22/4/2016).

Gedung SMKN Teknologi setinggi dua lantai ini, memiliki 10 ruangan belajar dan dua ruangan guru tersebut berdiri diatas lahan empat hektar yang dihibahkan salah seorang warga Desa Unggar, Tanjung Batu, Samsir Hamzah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Yatim Mustafa menyampaikan pembangunan gedung SMKN yang diresmikan ini adalah pesan atau perintah dari almarhum Gubernur Kepri, HM. Sani semasa hidupnya. Keinginan almarhum tersebut dikarenakan Kundur Utara belum memiliki SMKN.

"Pembangunan sekolah ini mengunakan APBD Provinsi Kepri tahun 2013-2015 lebih dari Rp 3 miliar. Setelah diresmikan SMKN Teknologi ini, akan dilaksanakan  penerimaan siswa baru dengan dua jurusan, yaitu otomotif dan teknik las. Kedepannya akan ditambah lagi ruangan-ruangan penunjang, diantaranya workshop, mushollah, asrama dan rumah singgah," ungkapnya.

Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan  SMKN Teknologi di Kundur Utara ini harus dilanjutkan pembangunannya. Selain lanjutan pembangunan itu sesuai, terpenting sekali standarisasi kompetisi pendidikannya berdaya saing.

"Kenapa pendidikan harus berdaya saing, karena itu salah satu tuntutan kebutuhan industri saat ini," ujarnya.

"Tidak cukup anak-anak kita belajar pendidikan. Tetapi mereka juga harus mengikuti pelatihan-pelatihan," tambahnya.

Pada kesempatan ini Nurdin juga menyampaikan, Presiden mengatakan Indonesia darurat narkoba. Maka dari itu generasi muda kita harus dibentengi kuat dengan agama serta ilmunya.

Dalam peresmian ini turut hadir Danrem 033/Wira Pratama, Kolonel Inf Madsuni, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Wakil Ketua II DPRD Karimun, Hazmi, FKPD, SKPD dan sejumlah tokor serta masyarakat setempat.

More Articles...